Aksara Sunda di Meizu M2 note & Alcatel Flash

Kairaga.com — Kabar gembira bagi para peminat aksara Sunda kali ini datang dari gadget Android besutan Meizu dan Alcatel. Informasi ini saya dapatkan dari Kang Utis yang bergiat di Fate Library Studio, Bandung, yang menguji kompatibilitas aksara Sunda pada beberapa ponsel Android baru tanpa melakukan root dan instal font.

Meizu M2 Note

Ponsel Meizu M2 Note yang diuji menggunakan OS Flyme 5.1 (tanpa root), setelah diupdate dari OS bawaan Flyme v4.5. Ponsel ini mampu membaca aksara Sunda berbasis Unicode tanpa harus menginstal font secara manual dari luar sistem. Hal ini dikarenakan font aksara Sunda sudah terdapat pada sistem operasi bawaan. Dengan keberadaan font aksara Sunda bawaan ini, seluruh aplikasi yang terdapat aksara Sunda Unicode mampu dibaca dengan baik. Misalnya saja dapat membaca aksara Sunda di browser internet, SMS, catatan, email, messenger (BBM, LINE, Whatsapp dll) dan aplikasi lainnya. Hanya saja, ponsel ini belum dilengkapi keyboard aksara Sunda. Untuk mengetik aksara Sunda diperlukan aplikasi keyboard tambahan Multiling O Keyboard yang dapat diunduh di Playstore.

Alcatel Flash

Ponsel Alcatel Flash diuji tanpa root dengan keadaan masih baru. Sistem operasi yang digunakan yaitu Android OS, v4.4 (KitKat). Walau tanpa menginstal font aksara Sunda secara manual, ponsel ini mampu membaca aksara Sunda berbasis Unicode. Aplikasi berbasis teks seperti Blackberry Messenger, SMS, catatan, email dan browser internet dapat membaca aksara Sunda dengan baik. Seperti halnya ponsel  Meizu M2 Note, ponsel ini tidak dilengkapi dengan keyboard untuk mengetik aksara Sunda, sehingga harus mengundug aplikasi Multiling O Keyboard agar dapat mengetik aksara Sunda.

Kedua ponsel yang diuji tersebut tampaknya telah menerapkan font aksara Sunda unicode: Noto Sans Sundanese yang telah dibuat dalam proyek Noto oleh Google. Dalam proyek Noto terdapat seluruh font aksara dari seluruh dunia yang telah terstandar Unicode. Selain aksara Sunda, aksara daerah Nusantara lain seperti aksara Jawa, Bali, Bugis dan Rejang juga sudah tersedia dalam proyek ini.

Noto Sans Sundanese: Font Aksara Sunda Besutan Google

Kairaga.com — Google mengembangkan keluarga font yang disebut Noto (“no more tofu”), tujuannya yaitu untuk mendukung seluruh bahasa dengan tampilan yang baik. Noto adalah sebuah jawaban dari Google untuk menjawab tanda kotak “tahu” pada karakter-karakter aksara yang tidak terbaca oleh komputer. Font Noto dibuat agar dapat menampilkan seluruh karakter aksara yang terdaftar pada blok Unicode dan disediakan secara gratis di situs https://www.google.com/get/noto/.

Aksara Sunda termasuk font yang dikembangkan oleh proyek Noto, di samping font aksara-aksara daerah Nusantara lainnya, seperti aksara Jawa, Batak, Bali, dan Bugis. Tipe font aksara Sunda Noto yaitu sans serif, tanpa kait dengan nama Noto Sans Sundanese. Bentuknya berdasarkan karakter standar Unicode. Hanya saja setiap ujungnya memiliki sudut runcing, sedangkan font Sundanese Unicode memiliki ujung yang lebih bundar. Font ini dapat diunduh melalui laman berikut https://www.google.com/get/noto/#sans-sund.

Perbandingan dengan font Sundanese Unicode.

(lebih…)

Kairaga.com © 2016 Frontier Theme
Translate »
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com