Pengantar Filologi Jawa

Halaman muka, foto: dok.pribadi

Judul : Pengantar Filologi Jawa
Penulis : Karsono H. Saputra
Penerbit : Wedatama Widyasastra, Jakarta
Tahun terbit : 2008
ISBN : 978-979-3258-79-9

Buku Pengantar Filologi Jawa pada awalnya disusun oleh Karsono H. Saputra sebagai bahan ajar mata kuliah Pengantar Filologi Umum di Program Studi Jawa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI). Namun kemudian diterbitkan secara luas, tidak hanya untuk di lingkungan FIB UI saja. Buku ini membahas teori-teori mendasar mengenai filologi di Indonesia, terutama filologi Jawa. Terdiri dari tiga bab yaitu bab 1: Pendahuluan; bab 2: Produksi dan Reproduksi; dan bab 3 Penggarapan Naskah. Sebagi tambahan, buku ini disertai dengan beberapa ilistrasi gambar dan foto tampilan naskah. Pada bagian akhir terdapat indeks kata yang cukup memudahkan dalam pencarian kata-kata tertentu yang terdapat dalam pembahasan.

BAB I
Pada bab ini dibahas pengertian filologi, khususnya persebaran keilmuannya dalam khasanah pernaskahan Jawa. Kemudian pada bab ini juga dibahas berbagai alas tulis, aksara dan bahasa yang dipakai dalam naskah-naskah Jawa. Pembahasan selanjutnya yaitu mengenai teks dan isi teks-teks yang terdapat dalam naskah-naskah Jawa. Bagian ini membahas berbagai perbandingan teks Jawa secara umum, baik dari segi bahasa maupun prosidi persajakan pada teks-teks Jawa yang telah ada. Buku ini juga membahas perbandingan umur naskah dan umur teks. Umur naskah terutama yang ditulis pada kertas Eropa dapat ditentukan dari tanda air (watermark). Beberapa contoh tanda air pada naskah Jawa ditampilkan pada bagian ini. Karsono juga memaparkan persebaran naskah-naskah Jawa yang telah dilacak oleh Behrend (1993), sebanyak sekitar 19.000-an naskah Jawa yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Keterangan mengenai katalog naskah Jawa dijelaskan dengan menyebutkan beberapa contoh katalog seperti Katalog Induk Naskah-naskah Nusantara Jilid 3A dan B Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Pada bagian ini disimpulkan bahwa begitu pentingnya peran katalog naskah sebagai pintu pertama mengenai keberadaan naskah (Jawa).

contoh watermark, foto: dok. pribadi

BAB 2
Proses produksi dan reproduksi naskah dijelaskan pada bab ini. Pembahasan dimulai dari penciptaan teks, penyalinan naskah sampai ke skriptorium. Pada bagian pencitaan teks dipaparkan bahwa aneka jenis teks (tulis) kuna tercipta berdasar daya singgit ‘kreativitas’ para pujangga. Selain itu juga dibahas tentang berbagai kemungkinan tujuan ditulisnya suatu teks pada naskah-naskah Jawa. Kemudian dibahas hubungan tradisi penyalinan naskah-naskah Jawa yang berawal dari proses penciptaanya. Pada pembahasan ini dijelaskan berbagai teori dan model penyalinan yang terdapat pada teks-teks Jawa (kuna) secara rinci. Pada bagian pembahasan skriptorium terutama dijelaskan mengenai adanya perbedaan antara naskah-naskah dari skriptorium keraton, dan dari luar keraton. Bahasan selanjtunya yaitu mengenai kaitan erat antara teks dengan pengarangnya. Teks merupakan karya kreatif seorang pengarang, penyair atau pujangga. Dalam proses penciptaan, pengarang tidak berangkat dari dunia kosong, tetapi berdasar “teks” yang sudah ada.

BAB 3
Bab ini membahas langkah-langkah penggarapan naskah secara umum. Terbagi menjadi tiga sub bahasan yaitu Studi Filologi, Langkah Kerja Filologi dan Metode Kerja Filologi. Metode dan langkah kerja yang dibahas dalam bab ini tidak hanya dapat digunakan pada naskah-naskah Jawa, tetapi juga dapat digunakan pada proses penelitian naskah-naskah (kuna) lainnya.

Tinggalkan Komentar

Ikuti dan bagikan:
0

2 Komentar

Tambah Komentar
  1. Saya tertarik membeli buku ini dan buku
    Filologi lain. Mohon dikontak

    1. Buku ini saya dapat dari salah satu toko buku kecil di Bandung (saya lupa nama tokonya), tetapi bila benar-benar membutuhkannya, saya bisa carikan untuk Mas Rusdian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kairaga.com © 2017
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com