Category: Sosok – ᮞᮧᮞᮧᮊ᮪

Karsono H. Saputra

Kairaga.com — Karsono H. Saputra lahir di sebuah desa kecil di Prambanan, Klaten; menyelesaikan pendidikan hingga SMA di Klaten dan menyelesaikan S1 di Jurusan Sastra Daerah Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya-FUB) Universitas Indonesia tahun 1988. Sejak itu ia mengajar di almamaternya untuk mata kuliah penguasaan bahasa Jawa, sastra dan Filologi.

Dunia kepeulisan mulai digelutinya sejak SMP. Ia menulis baik esai, fiksi, maupun ilmiah. Karya fiksinya yang sudah diterbitkan antara lian Matahari Senja Kala (1990), Genderang Perang di Padang Kurusetra (1991), dan Ketika Mata Merajut Cinta (2002); kumpulan puisi tunggalnya yang sudah terbit antara lain Sajak-sajak Pendek Bulan Terang (2002), Bulan di Lengkung Langit (2005), dan Sketsa (2006); serta karya-karya ilmiah yang sudah terbit antara lain Aspek Kesetaraan Serat Panji Angreni (1998), Sekar Macapat (2001), Puisi Jawa. Struktur dan Estetika (2001), dan Percik-percik Bahasa dan Sastra Jawa (2005) Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

MASKAR: Aksara Sunda dan Masyarakat

(dok. MASKAR)

Kairaga.com – Di Kabupaten Karawang, ada sebuah komunitas yang secara konsisten mensosialisasikan aksara Sunda yaitu MASKAR, singkatan dari Mikadeudeuh Aksara Sunda Karawang. Mikadeudeuh dalam bahasa Sunda artinya “mencintai”. Aksara Sunda dicintai sebagai bagian budaya Sunda yang luhung dan menjadi identitas kebangsaan dalam kebhinekaan.

Komunitas yang didirikan tanggal 1 Mei 2015 oleh  Kuwat Apriyanto (Den Apri Supard), Tahyudin (Tah Ieu Yudin), Asep Sopiana (Apép) dan Deni Setiadi melalui situs jejaring sosial Facebook ini memiliki tujuan untuk menjaga dan melestarikan salah satu budaya Sunda yaitu Aksara Sunda. Dengan demikian diharapkan kita dapat merasa mencintai dan merasa memiliki aksara Sunda. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Nabilah Lubis

nabilah lubis

foto: id.wikipedia.org

Kairaga.com – Nabilah Lubis, kelahiran Kairo, Mesir tahun 1942. Menyelesaikan semua jenjang pendidikannya di Mesir sampai memperoleh License of Literatures (Lc) dari Fakultas Sastra Cairo University, jurusan Library and Achievement tahun 1963. Pendidikan program S2 di fakultas Pasca Sarjana IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 1988 dan studi singkat dalam rangka program S3 ke Universitas Leiden 1989-1990 melalui INIS hingga memperoleh gelar Doktor pada tahun 1992 di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam bidang Filologi. Sekarang menjadi Guru Besar mata kuliah Filologi dan sastra Arab di Fakultas Adab IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Hayati Mayang Arum, Giat Mengenalkan Aksara Sunda

Hayati Mayang Arum

Kairaga.com — Tak banyak generasi muda yang mendedikasikan waktu, tenaga dan pikirannya untuk melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Hayati Mayang Arum adalah salah satunya. Gadis yang akrab dipanggil Ai ini memiliki kepedulian yang besar terhadap aksara Sunda agar masyarakat lebih mengenal aksara Sunda, sebagai lambang jatidiri budaya Sunda.

Ia mengaku pertama kali mengetahui aksara Sunda ketika di sekolah dasar. Bukan dari guru, tetapi tidak sengaja saat membereskan buku di lemari kelas. Kebetulan saat itu menjadi ketua murid sehingga memiliki rasa tanggung jawab yang lebih terhadap barang-barang di kelas. Ketika membereskan buku tidak sengaja menemukan buku bahasa Sunda yang pada halaman akhirnya terdapat aksara Sunda (tetapi aksara Cacarakan). Dari situ muncullah ketertarikannya untuk bisa membaca dan menulis aksara Sunda. Ia mulai mempelajari tulisan itu meskipun belum tahu bacaannya. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Edi S. Ekadjati

Edi Suhardi Ekadjati lahir di Kuningan 25 Maret 1945. Kuliah di Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Unpad (1964-1971), mengikuti program studi lanjut Filologi di Universitas Gadjah Mada dan Universitas Leiden (1973-1975), dan mengikuti Program Doktor di Universitas Indonesia dalam bidang Filologi (1976-1979) dengan disertasi tentang naskah-naskah cerita Dipati Ukur. Mngajar di SMP (1966-1972) dan di almamaternya (sejak 1969) sampai diangkat menjadi Gurubesar Ilmu Sejarah sejak 1994.

Menduduki beberapa jabatan di Unpad, seperti Sekretaris & Ketua Jurusan Sejarah, Sekretaris Lembaga Kebudayaan (1977-1989), Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan & Kebudayaan (1989-1992), Ketua Program Studi Ilmu Sastera Program Pascasarjana (1992-1995), Dekan Fakultas Sastra (1995-2001). Pernah menjadi Kepala Museum Konfrensi Asia Afrika (1980-1999) dan Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) cabang Jawa Barat. Melakukan penelitian dan menulis mengenai berbagai aspek sejarah Jawa Barat dan naskah-naskah Sunda, termasuk naskah-naskah Pangeran Wangsakerta. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Etti R.S.

Etty R.S. (dok. http://chyeretty.wordpress.com)

(dok. Facebook Etti R.S.)

Kairaga.com — Etti Rochaeti Soetisna, atau lebih akrab dipanggil Etti R.S. lahir di Ciamis 31 Agustus 1958. Sambil mengajar menjadi guru di SD Cihaurgeulis V Bandung, ia kuliah di Fakultas Sastra Unpad jurusan Bahasa dan Sastra Sunda, lulus sarjana muda tahun 1981 dan lulus sarjana tahun 1984. Sejak tahun 1990 bekerja di Dinas PDK Kota Bandung dan tahun 1997 meraih gelar Magister Humaniora (M.Hum.) setelah menempuh pendidikan S2 pada program Pascasarjana Unpad dengan Bidang kajian Utama Filologi. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0
Kairaga.com © 2017
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com