Penyalinan Naskah Sunda

Tradisi penulisan lontar telah dikenal dalam tradisi Sunda sejak ratusan tahun yang lalu. Namun, seiring dengan perjalanan sejarah dan dinamika kebudayaan, tradisi ini telah mati sejak sekitar awal abad ke-18 M. Lontar-lontar Sunda yang menjadi saksi bisu tradisi ini kini tersimpan di Perpustakaan Nasional RI, situs Kabuyutan Ciburuy, Garut, dan beberapa lembaga di luar negeri.

Kami mengupayakan kembali penyalinan lontar Sunda yang telah lama punah. Sejak 2007 kami telah melakukan riset hingga akhirnya dapat kembali menghadirkan tradisi penyalinan lontar. Atas bantuan sejumlah dosen, kolega dan seniman, akhirnya penyalinan lontar dapat kembali terwujud.

Alat tulis “péso pangot”

Hasil goresan pisaun pangot

Lontar yang telah ditulis dengan pisau pangot.

Dihitamkan dengan arang kemiri.

Hasil akhir dijalin dengan tali.

Salinan baru naskah Carita Parahyangan

Info selengkapnya tentang upaya penyalinan lontar Sunda dapat dilayangkan melalui halaman kontak.

SafelinkU | Shorten your link and earn money
Kairaga.com © 2018 Frontier Theme