Tag: Cacarakan

Cacarakan Aksara Sunda

cacarakan sundaJudul: Cacarakan Aksara Sunda
Penulis: R.H. Rochadi GK & R.L. Sadeli Erawan BK.
Penerbit: Yayasan Harisma, Bandung
Tahun terbit : 1984
Hlm: 77

Kairaga.com — Aksara Sunda yang saat ini secara resmi digunakan yaitu aksara Sunda baku, yang mengacu pada bentuk aksara Sunda kuno pada naskah-naskah Sunda kuno. Namun hingga penghujung tahun 1980-an masih diajarkan aksara Sunda yang mengacu pada bentuk aksara Carakan Jawa, atau lebih dikenal dengan aksara Sunda Cacarakan. Salah satunya melalui buku Cacarakan Aksara Sunda ini, yang ditulis oleh R.H. Rochadi GK, R.L. Sadeli Erawan BK.

Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Pedoman Ringkas: TRANSLITERASI, EDISI, DAN TERJEMAHAN: AKSARA SUNDA KUNA, BUDA, CACARAKAN,DAN PEGON

ISBN: 978-602-8460-23-1
Lihat daftar isi

Kairaga.com — Buku ini adalah suplemen mata kuliah Filologi di Departemen Pendidikan Bahasa Daerah, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra UPI. Disusun oleh Dr. Ruhaliah, M.Hum dengan penyajian yang ringkas namun cukup lengkap.

Meskipun diperuntukkan sebagai suplemen kuliah, tetapi buku ini dapat digunakan juga oleh peneliti lainnya sebagai pedoman umum yang ringkas. Di dalamnya disajikan materi untuk transliterasi (alihaksara), edisi, dan terjemahan untuk aksara Sunda kuna, buda/gunung, cacarakan, dan aksara Pegon.

Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Carita Parahyangan Sargah 1

DSC03481Judul : Carita Parahyangan Sargah 1
Penyimpan : Museum Negeri Sri Baduga, Bandung
Kode inv. : 07.99
Asal : Cirebon
Bahan : Daluang
Aksara : Cacarakan
Bahasa : Jawa Cirebon
Jml. Halaman : 138

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,1 x 36,9 cm dengan ukuran ruang tulias 21,6 x 30 cm, jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,7 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di Keraton Cirebon pada tanggal 9 Desember 1677 Masehi, berasal dari Cirebon.

Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 3

Judul: Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 3
Penyimpan: Museum Sri Baduga
No. inv: 07.94
Bahan: kertas daluang
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa Cirebon
Jml. halaman: 112

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, utuh, masuh lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,9 x 36 cm dengan ukuran ruang tulisan 21,5 x 30 cm, jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,7 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di Keraton Cirebon pada tahun 1596 Saka (1674 Masehi) berasal dari Cirebon.

Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 8

Judul: Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 8
Penyimpan: Museum Sri Baduga
No. inv: 07.88
Bahan: kertas daluang
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa Cirebon
jml. Halaman: 152

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,7 x 36,4 cm dengan ukuran ruang tulisan 21,5 x 29,9 , jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,7 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di keraton Cirebon pada tahun 1607 Saka (1685 masehi), berasal dari Cirebon.

Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Babad Banten

Judul: Babad Banten
Penyimpan: Meseum Sri Baduga
No. inv: 07.75
Bahan: Kertas Eropa
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa
Jml halaman: 474

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, masih lengkap, dan masih dapat dibaca meskipun beberapa bagian teks telah korup. Naskah ini berukuran 17 x 21,5 cm dengan ukuran ruang tulisan 13 x 19 cm. Jumlah baris per halaman 12 baris, dari 474 halaman naskah yang ditulisi teks sebanyak 464 halaman serta lembar pelindung 2 lembar di awal dan akhir naskah. Naskah ini teksnya berbentuk puisi, ditulis menggunakan pena runcing serta tintanya berwarna hitam dan merah, jarak antarbaris sekitar 1,4 cm. Naskah ini berasal dari Cirebon.

Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0
Kairaga.com © 2017
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com