Tag: museum sri baduga

Menengok Koleksi Filologika Museum Sribaduga Jawa Barat

Babad Pajajaran, aksara: Cacarakan, bahasa Cirebon, Bahan: daluang

Babad Pajajaran, aksara: Cacarakan, bahasa Cirebon, Bahan: daluang

Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman menengok koleksi filologika milik Museum Sribaduga Jawa Barat. Sebenarnya kunjungan yang dilakukan pada Jum’at sore (2/5/14) bersama kawan-kawan sekelas di Prodi Bahasa dan Budaya Sunda, Sekolah Pascasarjana UPI ini tidak khusus untuk melihat koleksi naskah saja. Tetapi salah satu bagian dalam mata kuliah Metode Kajian Bahasa, Sastra dan Budaya Sunda untuk mengobservasi salah satu item benda dalam koleksi Museum Sribaduga.

Kunjungan kami berdelapan waktu itu dipandu oleh salah satu petugas dari museum, yaitu Ibu Sri. Ia mengajak kami untuk berkeliling museum dari mulai ruang perkenalan, hingga ke bagian koleksi-koleksi khusus. Di ruang perkenalan ternyata sudah ditampilkan dua buah naskah berbahan daluang yang disimpan dalam kotak kaca dengan tumpuan kotak kayu dengan tinggi setengah badan. Kedua naskah ini isinya bercerita tentang kerajaan Pajajaran dan disimpan di kiri dan kanan depan sebuah lukisan yang menunjukkan sosok Sribaduga Maharaja. Naskah yang ada di kiri lukisan beraksara cacarakan dengan bahasa Cirebon, sedangkan naskah yang ada di kanan braksara pégon dengan bahasa Cirebon. Alas tulis dibuat dari daluang. Sayang, kondisi tepian lembaran halaman kedua naskah ini tampak sudah pudar karena menyerap
kelembapan di sekitarnya. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Carita Parahyangan Sargah 1

DSC03481Judul : Carita Parahyangan Sargah 1
Penyimpan : Museum Negeri Sri Baduga, Bandung
Kode inv. : 07.99
Asal : Cirebon
Bahan : Daluang
Aksara : Cacarakan
Bahasa : Jawa Cirebon
Jml. Halaman : 138

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,1 x 36,9 cm dengan ukuran ruang tulias 21,6 x 30 cm, jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,7 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di Keraton Cirebon pada tanggal 9 Desember 1677 Masehi, berasal dari Cirebon. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 3

Judul: Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 3
Penyimpan: Museum Sri Baduga
No. inv: 07.94
Bahan: kertas daluang
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa Cirebon
Jml. halaman: 112

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, utuh, masuh lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,9 x 36 cm dengan ukuran ruang tulisan 21,5 x 30 cm, jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,7 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di Keraton Cirebon pada tahun 1596 Saka (1674 Masehi) berasal dari Cirebon. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 8

Judul: Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 8
Penyimpan: Museum Sri Baduga
No. inv: 07.88
Bahan: kertas daluang
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa Cirebon
jml. Halaman: 152

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,7 x 36,4 cm dengan ukuran ruang tulisan 21,5 x 29,9 , jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,7 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di keraton Cirebon pada tahun 1607 Saka (1685 masehi), berasal dari Cirebon. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 7

Judul: Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 7
Penyimpan: Museum Sri Baduga
No. inv: 07.87
Bahan: Kertas daluang
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa Cirebon
jml halaman: 136

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,9 x 36,5 cm dengan ukuran ruang tulisan 21,5 x 29,8. Jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,8 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di Keraton Cirebon 1607 Saka (1685 Masehi), berasal dari Cirebon. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Babad Banten

Judul: Babad Banten
Penyimpan: Meseum Sri Baduga
No. inv: 07.75
Bahan: Kertas Eropa
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa
Jml halaman: 474

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, masih lengkap, dan masih dapat dibaca meskipun beberapa bagian teks telah korup. Naskah ini berukuran 17 x 21,5 cm dengan ukuran ruang tulisan 13 x 19 cm. Jumlah baris per halaman 12 baris, dari 474 halaman naskah yang ditulisi teks sebanyak 464 halaman serta lembar pelindung 2 lembar di awal dan akhir naskah. Naskah ini teksnya berbentuk puisi, ditulis menggunakan pena runcing serta tintanya berwarna hitam dan merah, jarak antarbaris sekitar 1,4 cm. Naskah ini berasal dari Cirebon. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0
Kairaga.com © 2017
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com