Wawacan Surya Ningrat (buku)

Judul : Wawacan Surya Ningrat
Alih Aksara: Dedi Koswara & Nanin Nurnaningsih
Penerbit: CV Mughni Sejahtera (Bandung)
Tahun terbit: 2009
Jml. Halaman: viii+192

Kairaga.com — Wawacan Surya Ningrat bercerita tentang seorang raja yang bernama Dhuryan yang ingin mempersunting gadis bernama Ratna Ningrum, anaknya Patih Salyanegara dari negeri Dursellan. Ratna Ningrum tidak mau diperistri oleh Raja Dhuryan, menolak lamaran yang telah disampaikan kepadanya, sampai akhirnya Ratna Ningrum pergi meningalkan negeri untuk mengembara. Lanjutkan membaca...

SASTRA RITUAL, Wawacan Batara Kala, Wawacan Sulanjana

Judul: SASTRA RITUAL, Wawacan Batara Kala, Wawacan Sulanjana
Penyusun: Dr. Kalsum, M.Hum & Dra. Etti Rochaeti S., M.Hum.
Penerbit: Dunia Pustaka Jaya
Tahun: 2005
Jml Halaman: 104

Kairaga.com — Wawacan Batara Kala (WBK) dan Wawacan Sulanjana (WS) adalah karya sastra lama yang pada jalam dahulu dikenal dalam kehidupan masyarakat Sunda. Karya sastra yang pada awalnya berupa sastra lisan ini memiliki fungsi khusus untuk ritual dalam kehidupan masyarakat Sunda. WBK berfungsi sebagai sarana upacara ngaruat (penolak malapetaka) dan WS sebagai sarana upacara pemuliaan (penanaman) padi. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan agama yang dianut masyarakat Sunda, fungsi serta peran WBK dan WS semakin pudar dan nyaris punah; tentu suatu saat akan punah tak berbekas karena kedua ritual tersebut sudah tidak akan dilakukan lagi. Lanjutkan membaca...

Sakola Aksara Sunda, Diajar bari Ulin, Ulin bari Diajar

Dimuat dina Galura Minggu 1 April 2017

Saptu, 1 April 2017, pasosoré sabada asar, di Alun-alun Bandung. Sababaraha nonoman nu dariuk ngariung ngawangun buleudan. Nyanghareupan papan préséntasi. Témbong deuih nu keur nerangkeun pangajaran. Daria pisan katempona téh. Teu kapangaruhan ku kaayaan alun-alun nu ramé ku nu arulin dina amparan jukut sintétis.

Keur naraon para nonoman bieu téh? Singhoréng keur miluan Sakola Aksara Sunda nu dilaksanakeun ku Daya Mahasiswa Sunda (DAMAS), Ikatan Mahasiswa Siliwangi AMS, jeung Taman Bacaan Masarakat (TBM) Cibungur. “Sakola Aksara Sunda,” ceuk Hayati Mayang Arum, salah saurang aktivis Sakola Aksara Sunda. Lanjutkan membaca...

Berbagai Masalah pada Font Sunda

Oleh E. Mulyadi

Masalah-masalah yang ditemukan pada font Sunda semestinya diperbaiki oleh para programer aksara Sunda. Karena bila terus dibiarkan akan membingungkan para penggunanya. Tidak sedikit juga yang saling berselisih paham. Padahal masalahnya bukan salah pada orang yang mengetikkannya, tetapi pada font yang dipakainya.

Masalah-masalah yang telah ditemukan di antaranya:

  1. Font Sunda belum seragam cara pengetikannya, terutama dalam mengetikkan tanda panéléng. Panéléng ada yang secara otomatis berpindah ke depan aksara dasar, ada juga yang harus diketikkan secara manual (harus mengetik panéléng dulu baru aksara dasar). Contoh: Bila si A mengetik dengan menggunakan font Sundanese Unicode sedangkan si B menggunakan font Sunda Prada, ketika Si A mengetik status Facebook atau mengirim pesa ke Si B, sebagian tanda vokalisasi ada yang belum tampil secara sempurna.
  2. Cara mengetik panéléng pada aplikasi Office dengan di aplikasi internet tidak seragam satu sama lain. Yang menjadi masalah ketika tulisan yang diketik pada MS Office, disalin-tempel ke lama Facebook atau sebaliknya, maka tidak sedikit yang berantakan posisi vokalisasinya.
  3. Masih ada rarangkén (vokalisasi) rangkap yang bertumpuk, hal ini menyulitkan pembacaannya, terutama bagi pembelajar pemula.
  4. Ketika komputer A dipasangi font Sundanese Unicode sedangkan komputer B dipasang font Sunda Prada atau font yang lainnya, kemudian pengguna komputer A ingin mencetak di komputer B, maka ketika dicetak hasilnya menjadi berantakan, sebab cara mengetik pada font Sundanese Unicode dengan Sunda Prada atau font lainnya tidak sama. (admin: baca tips mencetak aksara Sunda)
  5. Masih ada tampilan yang kacau, seperti mengetik tanda panéléng pada font Sundanese Unicode v. 2, bila mengetik panéléng pada aplikasi internet, misalnya pada kata hésébéléké. (admin: baca ulasannya di sini)
  6. Khusus untuk tanda vokalisasi panéléng, sebaiknya menggunakan sistem perpindahan otomatis terhadap aksara dasar, seperti halnya font Sundanese Unicode v. 2 (edisi revisi).

Masalah-masalah yang dikemukakan di atas barulah sebagian saja. Bila ada kesempatan akan saya sambung kembali. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kemajuan font aksara Sunda. Lanjutkan membaca...

Aksara Sunda dalam Gaya Kaligrafi

oleh Ilham Nurwansah
(diterjemahkan dari Aksara Sunda dina Wanda Kaligrafi, dimuat di majalah Manglé No. 2550)

Kairaga.com — KALIGRAFI atau seni mereka tulisan indah telah biasa digunakan dalam huruf Arab atau huruf Latin. Khususnya pada tulisan formal. Perkembangan kaligrafi untuk kedua aksara tersebut terhitung telah cukup lama. Tetapi untuk aksara Sunda, kelihatannya belum begitu berkembang dalam gaya kaligrafi. Di masyarakat sekarang, aksara Sunda tampaknya baru digunakan untuk menulis biasa atau standar persis seperti bentuk dasarnya. Biarlah saja untuk sementara ini, sebab pengembangan gaya kaligrafi memerlukan waktu. Lanjutkan membaca...

Font Aksara Sunda: Kalakay.ttf

Kairaga.com –   Setelah beberapa lama belum mengeluarkan font, kali ini Kairaga.com dengan senang hati menghadirkan satu buah font Sunda dengan gaya baru, dengan nama font Kalakay.ttf. Sesuai dengan namanya, “Kalakay” dalam bahasa sunda berarti ‘ranting’, font ini dibuat dengan bentuk menyerupai ranting.

Seluruh karakter

Contoh penggunaan

Untuk mendapatkan font Kalakay silakan unduh pada tautan di bawah ini. Klik Like atau Twitt untuk membuka tautan unduhan.

Font Kalakay masih menggunakan blok Unicode Latin (ANSI), sehingga tidak memerlukan driver keyboard aksara Sunda Unicode. Sistem pemrogaman menggunakan fitur standar, tanpa kerning dan perpindahan posisi rarangkén otomatis. Dengan demikian tanda panéléng harus diketik manual, sebelum aksara ngalagena. Posisi rarangkén yang berada di atas atau di bawah masih belum tepat di tengah. Untuk kritik dan saran pengembangan font ini, silakan kirim pesan melalui email info@kairaga.com atau dapat dituliskan di kotak komentar. Lanjutkan membaca...

Kairaga.com © 2017
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com