Font Kawali

Latar Belakang
Aksara Sunda Kuno adalah aksara yang digunakan pada prasasti-prasasti dan piagam (serta naskah) jaman kerajaan Sunda (yang tertua ditemukan pada prasasti Kawali abad XIV) (Darsa. dkk, 2007: 12). Selanjutnya Holle (1882: 15-18, dalam Darsa, 2007: 15) menyatakan aksara tersebut sebagai modern schrift uit de Soenda-landen, en niet meer dan + jaar oud ‘aksara modern dari Tatar Sunda, dan berusia tidak lebih dari sekitar 1500 tahun’.

Pada tahun 2008, dilakukan upaya untuk menghidupkan kembali aksara Sunda kuno dengan beberapa perubahan dan pembakuan bentuk. Bentuk aksara Sunda baku tersebut berdasarkan aksara Sunda kuno yang terdapat pada naskah-naskah Lontar. Upaya sosialisasi aksara Sunda mutakhir tidak hanya sebatas pembakuan, tetapi juga dengan pembuatan file fonta aksara Sunda Baku yang dapat digunakan pada komputer. Pembakuan fonta aksara Sunda Baku didukung oleh Unicode, yang memasukkan aksara Sunda Baku ke dalam slot karakter khusus dalam tabel komputerisasi aksara-aksara dunia.

Beberapa karakter aksara Sunda pada prasasti Kawali memiliki bentuk yang sedikit berbeda dengan tipe aksara pada naskah-naskah Sunda kuno. Telah dikemukakan sebelumnya bahwa aksara Sunda pada prasasti Kawali merupakan jenis aksara Sunda tertua yang pernah ditemukan. Namun hingga saat ini belum ada upaya pendokumentasian aksara Kawali ke dalam bentuk fonta.

Tujuan
Komputerisasi Aksara Kawali bertujuan untuk mendokumentasikan aksara Sunda kuna tipe prasasti Kawali ke dalam bentuk digital. Aksara tersebut dibuat ke dalam bentuk file fonta sehingga dapat digunakan untuk mengetik dalam perangkat lunak pengolah aksara, maupun perangkat lunak lainnya. Fonta ini dibuat bukan untuk ‘membingungkan’ para pengguna komputer dan pembelajar aksara Sunda Baku, tetapi untuk menambah khasanah kekayaan aksara Sunda dalam dunia Informasi dan Teknologi.

Aksara Sunda yang resmi digunakan secara luas saat ini adalah aksara Sunda Baku , dengan pengkodean khusus dari Unicode . Sedangkan fonta aksara Sunda Kawali dimaksudkan untuk pembelajaran aksara Sunda kuna tipe prasasti Kawali, terutama di lingkungan akademis. Dengan dibuatnya fonta ini, diharapkan dapat memudahkan para peminat dan penggiat aksara Sunda dalam pengenalan salah satu ragam aksara Sunda kuna.

Sumber Data
Sumber data utama dalam pembuatan fonta Aksara Sunda Kawali ini adalah Prasasti Astana Gede atau Prasasti Kawali, yang ditemukan di kawasan Kabuyutan Kawali, kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terutama pada prasasti “utama” yang bertulisan paling banyak (Prasasti Kawali I). Adapun secara keseluruhan, terdapat enam prasasti. Kesemua prasasti ini menggunakan bahasa dan aksara Sunda (Kaganga). Meskipun tidak berisi candrasangkala, prasasti ini diperkirakan berasal dari paruh kedua abad ke-14 berdasarkan nama raja.

Berdasarkan perbandingan dengan peninggalan sejarah lainnya seperti naskah Carita Parahyangan dan Pustaka Rajya Rajya i Bhumi Nusantara, dapat disimpulkan bahwa Prasasti Kawali I ini merupakan sakakala atau tugu peringatan untuk mengenang kejayaan Prabu Niskala Wastu Kancana, penguasa Sunda yang bertahta di Kawali, putra Prabu Linggabuana yang gugur di Bubat.

Metode
Metode yang digunakan adalah penjejakan aksara (tracing) pada prasasti dengan beberapa penyesuaian (normalisasi) bentuk. Karena pertimbangan materi, jarak, dan waktu, karakter aksara dibuat berdasarkan gambar foto yang tersedia di internet. Sebagai pembanding untuk memferivikasi bentuk aksara, digunakan daftar tabel aksara yang disusun K.F Holle tahun 1882.

Bentuk aksara yang telah didapatkan dari foto prasasti Kawali dijejaki dengan perangkat lunak pembuat fonta, yaitu FontForge . Hasil penjejakan tersebut kemudian dirapikan dan dilakukan beberapa penyesuaian berdasarkan bentuk sewajarnya, karena terdapat bentuk yang tidak konsisten antara karakter huruf yang sama. Penyesuaian yang dilakukan adalah proporsi tinggi, lebar dan kemiringan huruf, tanpa mengubah bentuk dasarnya.

Kumpulan gambar karakter (glyph) tersebut kemudian dimasukkan ke dalam slot papan tombol. Jangkauan (range) pengkodean karakter Font Kawali berada pada Latin-1

Video Demonstrasi Penggunaan Font Kawali.otf

bila ada yang memerlukan font Kawali.otf silahkan kirim email ke info@kairaga.com

Font Kawali masih memiliki banyak kekurangan ataupun kesalahan karena keterbatasan sumber referensi. Oleh karena itu saya sangat terbuka untuk menerima kritik dan saran dari anda, agar font Kawali dapat digunakan sesuai dengan kaidah penulisan dan pembacaan yang benar. Dengan demikian di masa yang akan datang font ini dapat lebih sempurna.
Pun.

Tinggalkan Komentar

Ikuti dan bagikan:
0

61 Komentar

Tambah Komentar
  1. Hatur nuhun infona , pami sareng Sunda unicode sami henteu? Pami benteun manawi teu kaabotan bade nyuhunkeun.

    1. benten nu ieu mah. mangga baris dikintun.

  2. manawi teu ngawagel.. bade nyuhunkeun 🙂

    1. Mangga kang Yusup. tos dikintun kana email.

  3. hoyong nyobian aksara sunda kawali, nyungkeun dikintun nya kang.

    1. mangga tos dikintunkeun kana email

  4. nuhun font kawalina, pami cara ngetik kecap “ieung” kumaha nya …

    1. sami-sami kang Deden. hapunten dina font kawali teh karakterna teu lengkep, nu didamel teh dumasar kana sumber data nu aya. salangkungna, abdi teu tiasa ngira-ngira kumaha bentukna. kanggo kecap “ieung” hapunten teu tiasa didamel, oge sababaraha kecap nu sanesna aya kamungkinan teu tiasa didamel nganggo aksara Sunda Kawali.

  5. punten duka kunaon aksara “i” teu muncul, da panghulu mah tiasa

    1. huruf “i” mandiri dina versi 1.3 nu dikintun ka kan Deden teu dilebetkeun, sabada dikoreksi ku Pa Undang A. Darsa. hapunten dina tampilan ieu kaca mah teu acan diedit deui…

  6. saya tertarik dgn font kawali ini, sungguh baik sekali dengan adanya komputerisasi aksara sunda baik dari prasasti atau sumber lainnya.
    – untuk font sangkuriang dan font asmarandana, saat pengetikan paneleng kok tdk muncul di sebelah kiri konsonan …

    1. Font SangkuriangSunda dan Asmarandana menggunakan pengkodean Unicode dan pemrograman “pindah posisi otomatis”. Untuk menampilkan posisi paneleng dan vokalisasi berganda (rangkap) pada font SangkuriangSunda dan Asmarandana, komputer kang Ahmad harus bisa membaca sistem kerning dan positioning font tersebut. Biasanya kalau pakai WIn7 sih sudah bisa benar posisinya, kalau di WinXP harus dilakukan beberapa tahap penyesuaian dan aktifasi fitur ini.

  7. ass kang upami nyuhunkeun dikintun font
    aksara sunda kawali tiasa kang

    1. mangga. ngke dikintun kana email kang Yayan.

  8. saya pakai win7 dan ms.office 2010,
    kalau pakai font sundanese unicode sih gak ada masalah, hanya saat pakai sangkuriang atau asmarandana, paneleng muncul di kanan dan ada yg bertumpuk seperti dlm kata “angklung”,
    terimakasih.

    1. sip, terima kasih atas temuannya. kedua font tersebut memang baru diujikan (kompatibel)pada win XP dan MSOffice 2003-2007. Ke depan, bugs ini akan diperbaiki.

  9. Akang hoyong ikhhhh….
    Kang gaduh font nu aksara sunda kunona t??? Tapi sanes nu tos di unicode keun???

    1. aksara sunda kuno anu mana nya, elsi? pan seueur tipe-tipena.

  10. Sampuran Kang… Sae pisan tah aksara Kawali teh. Nanging panginten leukleuk ngadamelna nya.. Hatur nuhun parantos sumping ka blog pribados. Nyuhungkeun “pencerahan”nana kana seluk beluk aksara Sunda ah.. Hatur nuhun.. Pun.

  11. akang punten wios nyuhunken aksara kawali na??

    1. mangga, ngke ku abdi dikintun kana email, sakantenan sareng sababaraha font nu sanesna oge.

  12. Kang Ilham, bagus sekali upayanya, mengingatkan kampung halaman yang sudah sekian lama ditinggalkan (bahkan untuk berbahasa sunda-pun menjadi terpatah-patah), namun untuk melestarikan ke generasi berikutnya agar tidak melupakan asal-usul saya berminat sekali untuk memiliki fonta ini untuk saya ajarkan ke anak-cucu di kemudian hari. … Terima kasih banyak sebelumnya

    1. terima kasih kang Agus, ini hanya upaya kecil saja ko’.
      wah, tidak masalah biarpun lama merantau yang penting tetap cinta kepada “lemah-cai” Sunda :). Semoga silaturahmi kita tetap terjalin ya, kang. Nanti saya kirim langsung via email ya, kang Agus.

  13. kang hoyong nyobian font kawali sarneg nu sanesna. hatur nuhun

    1. mangga, ngke dikintunkeun kana email, nya kang Ini. Diantos, we.

  14. Hatur nuhun sateacanna, di antos pisan kang

    1. sami-sami. tos dikintun kana email, kang.
      mugi mangpaat.

  15. a… aq lagi ngoleksi sekalian mempelajari aksara2 di indonesia a….
    aq ja udah punya font nya semua tinggal font ini doang… yg gk punya
    n aq uga dah punya font yg kaya font bali,jawa,batak,bugis,rejang …
    tinggal ini doang yggk punya..

    klo font kaya sangkuriang,unicode,latin,kandaga,asmarandana,ngalagena dah punya… yg blm pnya cmn font kawali, n font aksun by adi…
    karna webste yg d ksh bwat download dah gk bsa d pke…
    makasih aa tolong dtangapi, dan d kirimi font tersebut tetapi jangan lewat e-mail. e-mail sya telah tidak bisa di buka…
    ko bsa leat fb aja ya aa.

    aturnuhun

    fb na http://www.facebook.com/nurach.cory

    1. oke. nanti disambung lewat FB yaa

  16. Nyuhunkeun font na kang

    1. mangga, mung eta alamat email kang ipan teu lengkep.

  17. Dan attasikistani

    tiasa kirim ka email sim kuring teu sim kuring turunan panjalu nu linggih di bandung > sihabulwahdan@gmail.com

    1. mangga, parantos dikintun kana email

  18. akang abi tiasa nyuhunkeun font na ?

    1. mangga, kengeng. Atos dikintunkeun kana email.

  19. Abdi kang yuhunkeun font na ka alamat email dadikurniawanjaya@gmail.com

    1. mangga, tos dikintun ngalangkungan email.

    1. mangga, kang. ku abdi tos dikintunkeun kana email.

  20. kang abi hoyong lah heheh

    1. Mangga,tos dikintun kana email.

  21. Ilham, pami dina Unicode, tanda ‘adeg-adeg’ dingaranan ‘Bindu Surya’.
    Kodena 1CC0
    http://www.unicode.org/charts/PDF/U1CC0.pdf

  22. kang upami kersa mah abi ge hoyong dikintunan font-na atuh hehe 🙂

    1. mangga tos dikintun kana email

      1. muhun kang hatur nuhun nu kasuhun kangge karidoanana ngintunan abdi ieu font 🙂

  23. kang abi nyuhunkeun font kawali-na, tiasa teu dikintun kana email 🙂

  24. kang hyong dikintunkeun file font na…hatur nuhun sateuacana 🙂

    1. Mangga, engké dikintun kana email. Diantos wé.

  25. Ilham, sakantenan sareng font kawalina emailkeiun,,nuhun Ham

  26. kang abdi oge hoyong punteun lamun ngarepotkeun hehe 😀
    aya grup facebookna teu kang?

  27. ᮊᮀ ᮠᮧᮚᮧᮀ ᮖᮧᮔ᮪ ᮊᮝᮜᮤ,ᮕᮥᮔ᮪ᮒᮨᮔ᮪ ᮊᮤᮔ᮪ᮒᮥᮔ᮪.
    ᮠᮒᮥᮁ ᮔᮥᮠᮥᮔ᮪ ᮞᮒᮩ ᮃᮎᮔ᮪ᮔ

    1. ᮙᮀᮌ, ᮊᮀ. ᮕᮛᮔ᮪ᮒᮧᮞ᮪ ᮓᮤᮊᮤᮔ᮪ᮒᮥᮔ᮪ᮊᮩᮔ᮪ ᮊᮔ ᮆᮙᮄᮜ᮪.

  28. Sampurasun.Nepangkeun abdi Pipin. Sateuacana wilujeng kanggo situs ieu nu tiasa ngamumule basa Sunda. Sae pisan Kang Ilham, mangpaatna karaos pisan. Bade tumaro: Saleresna font nu caket kana aksara Sunda Buhun nu sami sareng nu aya dina prasasti tanapi naskah-nasakah teh nu mana, Kang? Ningal font nu kawali, abdi ngaraos kataji. Mugia tiasa dikintun ka pipinsaswa@gmail.com. Hatur nuhun.

    1. Rampes. Hatur nuhun upami kaanggo mah ieu wesite teh, Kang Pipin. Nepangkeun oge ieu simkuring. Font aksara Sunda kuna anu dipedalkeun ku simkuring nembe ieu font Kawali, mung ari rarancang mah tos aya kanggo aksara versi naskah oge. Salangkungna dilajeng dina email.

      Cag.

  29. Hapunten kang… manawi tiasa uken font kawali na… hhe
    Peryogi yeuh..

    1. Mangga, tos dikintun kana email.

  30. punten kang, tiasa nuyungkeun font kawalina, nuju di peryogi hehe.
    nuhun kang sateuacanna.

    1. Mangga, tos dikintun kana email.

  31. Sampurasun…punten kang, abdi nyuhunkeun font kawalina kanggo bahan pangajaran. Hatur nuhun…

    1. Rampes, mangga. Engke dikintunkeun kana email.

Tinggalkan Balasan ke Ini Sumitra Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kairaga.com © 2017
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com