Kairaga.com

Portal Manuskrip Sunda

Kamus Jawa Kuna Indonesia

Judul : Kamus Jawa Kuna Indonesia
Penyusun : P.J. Zoetmulder bekerja sama dengan S.O. Robson
Penerjemah : Darusuprapta & Sumarti Suprayitna
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tahun Terbit : 2006 (cetakan kelima, Juni)
Jml. Halaman : 1.496 hal.
ISBN : 979-605-346-4 (no. jil. lengkap); 979-605-347-0 (jil. 1); 979-605-348-9 (jil. 2)

Kairaga.com – Kamus ini merupakan hasil kerjasama antara Perwakilan Koninklijk Instituut voor Taal-, Land-, en Volkenkunde dengan Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Pertama kali diterbitkan dalam terjemahan Indonesia pada bulan September 1995. Edisi yang dibahas dalam ulasan ini adalah cetakan kelima, bulan Juni 2006.

Gagasan untuk menerjemahkan Old Javanese – English Dictionary karya Prof. Dr. P.J. Zoetmulder S.J, bekerja sama dengan Dr. S.O. Robson, ke dalam bahasa Indonesia dalam bentuk yang lebih ringkas dengan mengurangi contoh-contoh kalimatnya, timbul pada awal tahun 1984. Gagasan itu dengan pertimbangan agar persebarannya lebih luas dan penggunaannya lebih mudah.

Bahasa Jawa Kuna adalah salah satu bahasa di Indonesia yang telah mempunyai tradisi tertulis paling tua, baik berupa tradisi sastra maupun berwujud prasasti-prasasti, dan benar-benar merupakan rekaman warisan bduaya bangsa yang tidak ternilai harganya.

Pengaruh bahasa Sansakreta pada bahasa Jawa Kuna sangat besar. Dalam kamus ini ada lebih dari 25.500 entri dan lebih dari 12.600 entri atau hampir ½ dari seluruh jumlah entri, berasal – langsung maupun tidak langsung – dari bahasa Sansakreta.

Teks-teks dan kopi-kopi yang telah diterbutkan dari manuskrip-manuskrip Jawa Kuna dan Jawa Pertengahan yang tidak diterbitkan, merupakan sumber kata-kata yang dikumpulkan, yang kemudian disusun menjadi kamus ini. Teks-teks tersebut juga memberikan kutipan-kutipan yang ditambahkan sebagai contoh-contoh penjelas.

Tempat ditemukannya kata yang relevan diberikan dengan merujuk karya dalam bentuk kependekannya. Misalnya: Ad = Ādiparwa; BY = Bhāratayuddha. Dalam kasus sebuah puisi, kata tersebut diikuti nomor pupuh (canto) dan bait (stanza), misalnya BY 11.2; KHWj 2.89a; Td 5.18b. Dalam hal teks prosa, rujukannya adalah karya, halaman, dan baris (Ad 44.13) atau karya bagian, dan baris (SS 158.2) teks yang dipakai. Apabila teks tidak diterbitkan, rujukannya adalah manuskrip lontar yang diambilnya kopinya (Adg 12a.3).

Kata-kata dan kutipan dari bahan inskripsi atau prasasti dirujuk dengan menunjuk koleksi atau majalah tempat diterbitkannya inskripsi atau prasasti tersebut dalam bentuk kependekan, seperti OJO, OV, TBG, dan lain-lain, atau nama (tempat)inskripsi atau prasasti misalnya Pol., Balit., Butak, tahun (A.D.) atau pengumumannya, dan tempat kata itu terdapat: ro = recto; vo = verso. Jadi contohnya: OJO 36 (910) vo 21; TBG 74.285 f. (903) A.10; Pol II (875) 1 A. 3.

Jumlah karya-karya yang tidak diterbitkan dan dipakai sebagai bahan kamus ini harus dibatasi. Di antaranya yang tidak dipakai karena satu dan lain alasan adalah misalnya koleksi kakawin-kakawin pendek yang disebut Añaŋ Niratha dan karya ensiklopedik Cantakaparwa. Namun, ada kalanya kutipan dari karya-karya ini seperti diberikan dalam KBW telah ditambahkan pada contoh-contoh yang lain.

Contoh-contoh selalu disusun dalam urutan yang sama, sehingga kutipan dari karya yang khas mudah ditemukan. Pertama-tama yang berasal dari teks-teks prosa Jawa Kuna yang erat kaitannya dengan karya dalam bahasa Sansakreta, seperti parwa, risalah-risalah religius atau etik. Kemudian menyusul kakawin-kakawin, yang disusun lebih kurang secara kronologik, mulai dari yang paling tua (RY) sampai pada yang rupa-rupanya berasal dari Bali pada waktu belakangan. Sesudah beberapa teks prosa dari akhir zaman Jawa Hindu di Jawa (TK, Kor, TP KK), disusul kidung-kidung dan teks-teks prosa Jawa Pertengahan. Contoh-contoh dari inskripsi atau prasasti disusun secara kronologik, dan sejumlah kecil teks prosa dengan kosakata yang sama (Adhigama, Wratisana, dan lain-lain) diletakkan di belakang.

Selanjutnya diikuti daftar urutan abjad karya-karya tempat entri dalam kamus dan kutipan-kutipan yang berkaitan telah dikumpulkan. Dalam kasus teks-teks yang diterbitkan ada rujukan pada bibliografi di bawah nama editor atau penyunting.

Tinggalkan Komentar

Ikuti dan bagikan:
0

3 Komentar

Tambah Komentar
  1. Saya mau beli kamus ni, kira2 dmn ya,terima kasih

    1. Kamus ini terbitan Gramedia. Silakan hubungi toko buku Gramedia terdekat.

  2. Gramedia sudah tidak mencetak KJKI lagi, saya sudah mencari di Gramedia.
    Di online shop masih ada yang jual tapi, yang repro.
    Mungkin pembaca disini ada yang bisa membantu dimana untuk membeli buku ini?
    Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kairaga.com © 2018