Koreksi Penulis/Penyalin Naskah

Oleh Ilham Nurwansah

Sebuah naskah tidak terlepas dari kesalahan saat proses penulisan atau penyalinannya. Dalam gambar ini tampak penulis atau penyalin naskah melewatkan kata beurang (siang), kemudian ditulis ulang dengan cara disisipkan di bawah baris teks yang terlanjur dituliskan.

Contoh koreksi oleh penulis/penyalin naskah

Aksara ba bukanlah pasangan, selain itu dilanjutkan dengan aksara ra dan tanda panyecek atau cecak untuk bunyi ng di atas ra.

Alih aksara:
hĕl̥t· /bĕraṅ\ hĕl̥t· pĕtiṅ

Suntingan teks:
heuleut beurang heuleut peuting

Terjemahan:
berganti siang berganti malam

Sumber gambar:
Naskah lontar Sunda kuna koleksi Kabuyutan Ciburuy, Kropak 17, hasil digitalisasi EAP British Library.

Ikuti dan bagikan:

Penulis

Ilham Nurwansah

Admin Kairaga.com. Pengkaji naskah Sunda kuno dan aspek-aspek yang mendukungnya, juga membahas subjek yang lebih luas tentang budaya Sunda. Beberapa tulisannya dimuat di surat kabar Pikiran Rakyat, majalah Mangle, Pasundan, dan Cupumanik. Ilham sering diundang sebagai pemateri seminar maupun workshop tentang naskah dan aksara Sunda. Di samping itu beberapa kali menjadi juri dalam lomba membaca dan menulis aksara Sunda.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of