Ngalagena: Diajar Maca jeung Nulis Aksara Sunda

Kairaga.com – Buku terbitan CV Geger Sunten tahun 2017 ini berjudul Ngalagena: Diajar Maca jeung Nulis Aksara Sunda. Disusun oleh Dudi Rudiana Setiawidjaya, S.Pd., Iwan Setiawan, S.Pd., dan Dede Permana, S.Pd. dengan menggunakan bahasa Sunda sebagai pengantar.

Di dalam buku ini, selain disampaikan teori pengajaran aksara Sunda, dilengkapi juga dengan bacaan-bacaan, baik yang berupa wacana sastra, atau lirik lagu. Uraian teori disampaikan dengan ringkas dan sederhana. Penyampaian setiap materi diberikan contoh sederhana dengan pilihan kata dan kalimat yang umum. Lanjutkan membaca...

Aksara Sunda Masuk Kurikulum Pelajaran di Jawa Barat

Kairaga.com – Aksara Sunda telah resmi masuk ke dalam materi pelajaran muatan lokal bahasa Sunda kelas VII (tujuh SMP) dan X (sepuluh SMA) dalam Kurikulum 2013 edisi revisi 2017. Dalam kurikulum terbaru yang diresmikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk digunakan pada pelajaran 2017-2018, aksara Sunda diajarkan di kelas VII SMP pada Kompetensi Dasar 8 (bab 8). Untuk tingkat SMP pembelajaran diutamakan kepada dasar-dasar menulis aksara Sunda, dengan mengamati bentuk dan tata tulisnya. Lanjutkan membaca...

“Guna Ompoy”, Kuliner dalam Naskah Sunda Kuno


Oleh: ATEP KURNIA; peneliti literasi, bergiat di Pusat Studi Sunda (PSS)

Ada dua rekaman mengenai berbagai jenis kuliner dalam naskah Sunda. Keduanya, naskah Sanghyang Siksakandang Karesian (Kropak 630) dan Sanghyang Swawarcinta (Kropak 626). Dalam Sanghyang Siksakandang Karesian yang diteliti Salah Danasasmita, dkk. dan diterbitkan Sundanologi (1987), itu mengenalkan kita kepada beberapa klasifikasi kuliner yang umum diolah dan dihidangkan pada masa Sunda kuno.

Sarwa Iwiraning olahan ma; nyupar-nyapir, raramandi, nyocobék, nyopong konéng, nyanglarkeun, nyaréngséng, nyeuseungit, nyayang ku pedes, beubeuleman, panggangan, kakasian, hahanyangan, rarameusan, diruruum, amis-amis; singsawatek kaolahan, hareup catra tanya (Segala maccam masakan, seperti: nyupa-nyupir, raramandi, nyocobék, nyopong konéng, nyanglarkeun, nyeuseungit, nyayang ku pedas, beubeuleuman, papanggangan, kakasian, hahanyangan, raramesan, diruum diamis-amis; segala masam masakan, tanyalah hareup catra).” Lanjutkan membaca...

Penjaga Naskah Kuno Situ Ciburuy, Raih Penghargaan

Tulisan ini adalah arsip cadangan, sebelumnya telah dimuat pada laman Kabarpriangan.co.id.

Nana Suryana, penjaga naskah kuno situs Kabuyutan Ciburuy

NANA Suryana, penjaga Situs Kabuyutan Ciburuy, Desa Pamalayan, Kecamatan Bayongbong, mendapatkan Penghargaan Nugraha Jasadharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional RI.

Nana dianggap berhasil melestarikan naskah kuno sehingga masih terpelihara sampai saat ini.

“Alhamdulillah, saya mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional RI yaitu Penghargaan Nugraha Jasadharma Pustaloka dengan kategori pelestari naskah kuno terbaik. Ini suatu kebanggan bagi saya dan para penjaga Situs Kabuyutan Ciburuy,” ujar Nana saat ditemui di kawasan Situs Kabuyutan Ciburuy, Kamis (14/9/2017). Lanjutkan membaca...

Festival Naskah Nusantara III

Kairaga.com – Akhir bulan September ini akan digelar Festival Naskah Nusantara yang ke-III. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Perpusnas RI, Manassa dan Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta. Tema yang diusung pada festival kali ini yaitu “Naskah Kuno sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan dan Peradaban Nusantara: Memperteguh Kebhinekaan & Memperkuat Restorasi Sosial”. Pelaksanaan festival dimulai dari tanggal 25 September hingga 29 September 2017, di Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta Jawa Tengah. Lanjutkan membaca...

Seminar Internasional Pernaskahan Nusantara 2017

Kairaga.com – Tahun ini Perpusnas RI kembali mengadakan event tingkat internasional yang bertajuk Seminar Internasional Pernaskahan Nusantara 2017. Dari situs resminya yang dapat diakses di alamat http://fnn3.perpusnas.go.id/semipernas2017/,  dijelaskan bahwa Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret dan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) menyelenggarakan Seminar Internasional Pernaskahan Nusantara “Naskah Kuno sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan dan Peradaban Nusantara: Memperteguh Kebhinekaan dan Memperkuat Restorasi Sosial” di Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 25-26 September 2017. Lanjutkan membaca...

Kairaga.com © 2018
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com