Tag: Wawacan

Wawacan Surya Ningrat (buku)

Judul : Wawacan Surya Ningrat
Alih Aksara: Dedi Koswara & Nanin Nurnaningsih
Penerbit: CV Mughni Sejahtera (Bandung)
Tahun terbit: 2009
Jml. Halaman: viii+192

Kairaga.com — Wawacan Surya Ningrat bercerita tentang seorang raja yang bernama Dhuryan yang ingin mempersunting gadis bernama Ratna Ningrum, anaknya Patih Salyanegara dari negeri Dursellan. Ratna Ningrum tidak mau diperistri oleh Raja Dhuryan, menolak lamaran yang telah disampaikan kepadanya, sampai akhirnya Ratna Ningrum pergi meningalkan negeri untuk mengembara. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

SASTRA RITUAL, Wawacan Batara Kala, Wawacan Sulanjana

Judul: SASTRA RITUAL, Wawacan Batara Kala, Wawacan Sulanjana
Penyusun: Dr. Kalsum, M.Hum & Dra. Etti Rochaeti S., M.Hum.
Penerbit: Dunia Pustaka Jaya
Tahun: 2005
Jml Halaman: 104

Kairaga.com — Wawacan Batara Kala (WBK) dan Wawacan Sulanjana (WS) adalah karya sastra lama yang pada jalam dahulu dikenal dalam kehidupan masyarakat Sunda. Karya sastra yang pada awalnya berupa sastra lisan ini memiliki fungsi khusus untuk ritual dalam kehidupan masyarakat Sunda. WBK berfungsi sebagai sarana upacara ngaruat (penolak malapetaka) dan WS sebagai sarana upacara pemuliaan (penanaman) padi. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan agama yang dianut masyarakat Sunda, fungsi serta peran WBK dan WS semakin pudar dan nyaris punah; tentu suatu saat akan punah tak berbekas karena kedua ritual tersebut sudah tidak akan dilakukan lagi. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Wawacan Ranggawulung

Judul: Wawacan Ranggawulung
Penyimpan: Museum Sri Baduga
no. inv. : 07.69
Bahan: Kertas folio bergaris
Aksara: Pegon
Bahasa: Sunda
Jml Halaman: 166

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, utuh, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 20,6 x 33,5 cm dengan ukuran ruang tulisan 18,2 24,1 cm. Jumlah baris per halaman 16 baris dengan jarak antarbaris 1,6 cm. Naskah ini teksnya berbentuk puisi tembang, ditulis pada 165 halaman dengan menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini berasal dari Cirebon. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Wawacan Ahmad Muhammad

Judul: Wawacan Ahmad Muhammad
Penyimpan: Museum Sri Baduga (Museum Negeri Jawa Barat)
Kode: 07.38
Bahan: Kertas Eropa
Aksara: Pegon
Bahasa: Sunda
Jml Halaman: 316

Deskripsi Naskah
Keadaan naskah cukup baik, masih utuh, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 17 x 21,5 cm dengan ukuran ruang tulisan 13,2 x 17,6 cm. Jumlah baris per halaman 14 baris dengan jarak antarbaris 0,6 cm. Naskah ini teksnya berbentuk puisi tembang, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam dan merah, terdapat 2 lembar pelindung di bagian awal dan akhir, serta penomoran pada pias atas tengah. Naskah yang berasal dari Garut ini kemungkinan teksnya disalin oleh satu orang penyalin. Dalam kolofon dituliskan nama Prawira dari Kebon Kawung, Bandung, selesai ditulis tanggal 11 Sapar 1350 H atau tanggal 21 Maret 1940 M, hari kamis. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Wawacan Ciung Wanara

Judul: Wawacan Ciung Wanara
Penyimpan: Museum Sri Baduga
No. inventaris: 07.27
Bahan: Kertas Eropa
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa Kuno
jml. Halaman: 226

Deskripsi Naskah
Keadaaan naskah cukup baik, utuh, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 16,5 x 20,2 cm dengan ukuran ruang tulisan 14,3 x 16,8 cm. Jumlah baris per halaman 14 baris dengan jarak antar baris 1,1 cm. Naskah ini berbentuk puisi tembang, ditulis dengan tinta berwarna hitam dan pungtuasinya menggunakan tinta merah. Terdapat dua lembar pelindung di bagian awal dan akhir, serta penomoran ditulis pada pias tengah. Naskah ini berasal dari Bandung. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Wawacan Carbon

Judul: Wawacan Carbon
Penyimpan: Museum Sri Baduga
No.inventaris: 07.19
Bahan: Kertas Eropa
Aksara: Cacarakan
Bahasa: Jawa Cirebon
Jml. Halaman: 20

Deskripsi Naskah
Keasdaan naskah cukup baik, masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 14 x 20,4 cm dengan ukuran ruang tulisan 12,5 x 17,5 cm dan 12 x 19 c, jumlah baris per halaman 12 baris dan antara 25-28 baris, serta tulisan naskah ini sebagian ditulis rapat dan renggang. Naskah ini teksnya berbentuk puisi, ditulis dengan tinta berwarna hitam, penomoran terdapat pada pias atas tengah, dan naskah berasal dari Majalengka Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0
Kairaga.com © 2017
Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com