Kairaga.com

Portal Manuskrip Sunda

Tag: font aksara sunda

Font Aksara Sunda: Kalakay.ttf

Kairaga.com –   Setelah beberapa lama belum mengeluarkan font, kali ini Kairaga.com dengan senang hati menghadirkan satu buah font Sunda dengan gaya baru, dengan nama font Kalakay.ttf. Sesuai dengan namanya, “Kalakay” dalam bahasa sunda berarti ‘ranting’, font ini dibuat dengan bentuk menyerupai ranting.

Seluruh karakter

Contoh penggunaan

Untuk mendapatkan font Kalakay silakan unduh pada tautan di bawah ini. Klik Like atau Twitt untuk membuka tautan unduhan.

Font Kalakay masih menggunakan blok Unicode Latin (ANSI), sehingga tidak memerlukan driver keyboard aksara Sunda Unicode. Sistem pemrogaman menggunakan fitur standar, tanpa kerning dan perpindahan posisi rarangkén otomatis. Dengan demikian tanda panéléng harus diketik manual, sebelum aksara ngalagena. Posisi rarangkén yang berada di atas atau di bawah masih belum tepat di tengah. Untuk kritik dan saran pengembangan font ini, silakan kirim pesan melalui email info@kairaga.com atau dapat dituliskan di kotak komentar. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Komputerisasi Aksara Buda/Gunung

Aksara Buda/Gunung hasil komputerisasi

Aksara Buda/Gunung hasil komputerisasi

Kairaga.com — Sejak terdapat berbagai software khusus untuk membuat font, setiap jenis aksara di dunia dapat dikomputerisasi. Begitu pula dengan aksara-aksara di Nusantara. Dalam wilayah keberaksaraan Sunda, terdapat beberapa jenis aksara yang digunakan pada naskah kuna. Di antara naskah itu yang paling menonjol adalah aksara Sunda kuna dan aksara Buda/Gunung. Aksara Sunda kuna kini telah distandardisasi menjadi aksara Sunda baku. Hal ini berdasarkan pertimbangan ciri khas aksara yang melambangkan kearifan lokal kreatifitas intelektual Sunda zaman dulu. Lanjutkan membaca...

Ikuti dan bagikan:
0

Noto Sans Sundanese: Font Aksara Sunda Besutan Google

Kairaga.com — Google mengembangkan keluarga font yang disebut Noto (“no more tofu”), tujuannya yaitu untuk mendukung seluruh bahasa dengan tampilan yang baik. Noto adalah sebuah jawaban dari Google untuk menjawab tanda kotak “tahu” pada karakter-karakter aksara yang tidak terbaca oleh komputer. Font Noto dibuat agar dapat menampilkan seluruh karakter aksara yang terdaftar pada blok Unicode dan disediakan secara gratis di situs https://www.google.com/get/noto/.

Aksara Sunda termasuk font yang dikembangkan oleh proyek Noto, di samping font aksara-aksara daerah Nusantara lainnya, seperti aksara Jawa, Batak, Bali, dan Bugis. Tipe font aksara Sunda Noto yaitu sans serif, tanpa kait dengan nama Noto Sans Sundanese. Bentuknya berdasarkan karakter standar Unicode. Hanya saja setiap ujungnya memiliki sudut runcing, sedangkan font Sundanese Unicode memiliki ujung yang lebih bundar. Font ini dapat diunduh melalui laman berikut https://www.google.com/get/noto/#sans-sund.

Ukuran font Noto Sans Sundanese lebih besar sekitar dua point dari font Sundanese Unicode.

Kode Unicode aksara Sunda yang diacu yaitu Unicode versi 8.0. Pada versi ini ter

Ikuti dan bagikan:
0

Font Aksara Sunda: Pajajaran.ttf

Kairaga.comFont Pajajaran terinspirasi dari bentuk aksara Sunda yang digunakan pada buku Ragam Pesona Budaya Sunda yang disusun oleh Elis Suryani NS. Bentuknya agak berbeda dari font Sundanese Unicode, tetapi tetap merujuk pada rancangan aksara Sunda baku.

Font ini masih menggunakan kode blok karakter Unicode Latin, sehingga tidak akan tampil dengan baik pada aplikasi yang memerlukan blok karakter Unicode aksara Sunda. Tetapi tetap tampil dengan baik pada word processor. Karena tidak menggunakan blok Unicode aksara Sunda, maka tidak diperlukan driver keyboard aksara Sunda.

Layout yang digunakan pada keyboard sesuai dengan standar pada aksara Sunda Unicode, sehingga memudahkan dalam menginput aksara.

Kekurangan:

  • Rarangkén ganda masih bertumpuk (khususnya yang di bawah konsonan).
  • Panéléng harus diketik sebelum konsonan, karena tidak menggunakan perpindahan otomatis berdasarkan urutan logika pengetikan.
  • Hanya dapat digunakan pada komputer

Font Pajajaran dibagikan secara gratis. Silakan unduh tautan yang disedia

Ikuti dan bagikan:
0

Mengenal Blok Unicode Aksara Sunda

Kairaga.com — Meskipun saat ini aksara Sunda sudah menggunakan kode Unicode, nyatanya masih belum banyak orang yang memahami maksud penggunaannya. Hal ini sedikit banyak membuat bingung orang yang akan mempelajari Aksara Sunda, terutama melalui perangkat komputer.

Aksara Sunda masuk ke dalam sistem input Unicode versi 5.1 pada tahun 2008. Pada waktu itu dilakukan peresmian dan peluncuran aksara Sunda Unicode atas kerjasama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Pendidian Indonesia dengan Konsorsium Unicode. Sebelumnya telah diajukan proposal untuk mendapatkan kode blok karakter Unicode.

Konsorsium Unicode menyediakan sebuah tabel yang dapat memuat segala aksara di dunia. Tabel itu diberi kombinasi angka dan huruf, sehingga setiap karakter aksara memiliki kode tunggal yang khas. Dengan demikian suatu huruf dengan huruf yang lainnya tidak akan tertukar dan dapat dibaca dengan tepat oleh perangkat elektronik.

Aksara Sunda disimpan pada blok U1B80 sampai U1BBF untuk aksara utama, dan blok U1CC0 sampai U1CC7 untuk aksara tambahan (suplemen). Di bawah ini dapat dilihat rentang blok aksara utama pada Unicode versi 8.0.

Sebagai gambaran, karakter ‘A’ dalam aksara Latin memiliki kode <U0041>, karakter あ ‘A’ dalam aksara Jepang memiliki kode <U3042>, dan karakter ᮃ ‘A’ dalam aksara Sunda memiliki kode <U1B83>. Artinya, untuk menginput tiap karakter dari aksara yang berbeda tidak mungkin menggunakan tombol yang sama pada sebuah sistem input pada papan tombol. Karena tombol pada keyboard komputer jumlahnya terbatas dan secara baku menggunakan layout untuk aksara Latin, maka diperlukan driver papan tombol khusus untuk menginput aksara-aksara selain Latin.

Layout keyboard khusus digunakan untuk bahasa-bahasa yang secara luas menggunakan aksara, di antaranya bahasa Inggris (EN) dan bahasa Indonesia (IN). Huruf Jepang dan huruf Sunda tidak akan muncul ketika mengetik menggunakan layout keyboard Latin. Karena saat menekan tombol keyboard, kode yang dipanggil adalah untuk Latin. Begitu juga untuk menginput aksara Jepang dan Sunda, harus digunakan layout untuk aksara masing-masing, sehingga, bukannya aksara Latin yang muncul, tetapi aksara Jepang atau aksara Sunda.

Unicode selalu memperbaharui daftar aksara yang telah dimasukkan setiap tahunnya dan sampai sekarang sudah mencapai versi 8.0. Tabel aksara Sunda juga telah mengalami perubahan dari versi sebelumnya (versi 5.1). Berikut ini adalah riwayat aksara Sunda yang diterjemahkan dari situs resmi Unicode.


Status Unicode (Sundanese)

Pada Standar Unicode, penerapan aksara Sunda didiskusikan di  Chapter 17 Indonesia and Oceania.

Aksara Sunda dimasukkan ke

Ikuti dan bagikan:
0

Aksara Sunda di Android

andro sundaUntuk bisa mengetik aksara Sunda pada sistem Android, pada dasarnya sama dengan cara pemasangan pada komputer. Ada dua hal mendasar yang perlu dipasang, yaitu 1) font dan 2) driver. Pemasangannya bisa dibilang tidak praktis, tetapi bagi Anda yang penasaran, sangat layak untuk dicoba.

Font yang mendukung aksara Sunda dan aksara Latin diperlukan agar kedua jenis aksara ini dapat digunakan secara berdampingan dalam sistem operasi. Untuk itu, kawan-kawan saya dari Prada (Programer Aksara Sunda) dengan upaya sukarela membuat font untuk keperluan itu.


Tutorial ini dibuat menggunakan Android 4.1.1 Jelly Bean yang sudah di-root. Untuk versi Android lainnya mungkin langkahnya tidak sama. Bahasa juga mungkin berbeda (Indonesia atau Inggris). Untuk versi lainnya belum banyak diuji. Silahkan lihat perangkat yang sudah diuji di akhir tulisan ini.

Berikut ini langkah-langkah cara pemasangan aksara Sunda pada Android.

 

Ikuti dan bagikan:
0
Kairaga.com © 2018