Kategori: Kodikologi

Sembah Hyang

Oleh Ilham Nurwansah Seperti halnya dalam bahasa Jawa Kuna, di dalam bahasa Sunda Kuna juga ditemukan kata sembah hyang. Kata ini dalam KBBI tampaknya mengalami penyederhanaan bentuk menjadi sembahyang dan bergeser artinya menjadi “1. salat” (khusus untuk Islam), selain “2. permohonan (doa) kepada Tuhan” yang berarti lebih umum. Dalam hal ini entitas “Hyang” pada teks […]

Koreksi Penulis/Penyalin Naskah

Sebuah naskah tidak terlepas dari kesalahan saat proses penulisan atau penyalinannya. Dalam gambar ini tampak penulis atau penyalin naskah melewatkan kata beurang (siang), kemudian ditulis ulang dengan cara disisipkan di bawah baris teks yang terlanjur dituliskan. Aksara ba bukanlah pasangan, selain itu dilanjutkan dengan aksara ra dan tanda panyecek atau cecak untuk bunyi ng di […]

“Kropak” Naskah Sunda Kuna

Aspék kodikologi dari naskah Sunda kuno mungkin belum begitu menjadi perhatian sebagai objék kajian. Padahal, jika ditelisik lebih dekat, banyak sekali yang dapat digali. Gambar-gambar berikut ini adalah kotak kayu yang sering disebut “kropak” atau “koropak” dalam bahasa Sunda dari naskah “Serat Séwaka” (judul berdasarkan katalog naskah Perpusnas, 1998) dengan kode 16 L 633, koleksi […]

Fragmen Teks Jati Niskala; Kropak L 374 Peti 16

Oleh Ilham Nurwansah Naskah-naskah gebang yang disimpan di Perpustakaan Nasional RI kondisinya beragam. Beberapa di antaranya masih utuh dan lengkap, sedangkan sebagian lainnya rusak, tercecer dan tercampur. Fragmen-fragmen naskah yang tercampur ini meski tidak (atau belum) bisa direkonstruksi berasal dari teks apa dan mana, tetapi tetap memiliki nilai yang penting untuk dikaji. Salah satu kropak […]

Identifikasi Bahan Naskah (Daluang) Gulungan Koleksi Cagar Budaya Candi Cangkuang dengan Metode Pengamatan Langsung dan Uji Sampel di Laboratorium

Tedi Permadi (Dosen dan Peneliti di Universitas Pendidikan Indonesia) Naskah dibedakan atas adanya fisik dan kandungan teks, fisik naskah adalah medium yang mewadahi teks sebagai kandungannya (Baried, 1985: 4-5; Sudardi, 2001: 18-20; Sudjiman, 1994: 11). Medium dalam naskah dapat dibedakan pula atas dua hal, yaitu bahan dan teknik. Dalam identifikasi naskah, yang pertama kali dapat […]

Sastra Munggu ring Gebang

Dina basa Sunda kiwari mah, pihartieun judul di luhur téh “Tulisan dina daun gebang”. Éta kalimah téh meunang nyutat tina bagian katilu teks Sanghyang Sasana Maha Guru (SSMG). Teks SSMG téh ditulis dina daun lontar, ngagunakeun basa jeung aksara Sunda buhun. Ieu téks téh kira-kira ditulis antara ahir abad ka-15 nepi ka awal abad ka-16. […]