Tag: naskah sunda kuna

Aér Mawar

Oleh Ilham Nurwansah Dalam kamus bahasa Sunda Satjadibrata kata érmawar artinya ‘bunga ros putih’, sedangkan menurut Jonathan Rigg dalam a Dictionary of Sundanese Language of Java, terdapat kata ayěr mawar yang berarti ‘Rose-water-Properly Malay‘, dalam léma lain dijelaskan lebih lengkap ‘Ayěr mawar, Rose water. The word Ayěr is not Sunda, but Malay, and shows whence […]

Pembabakan Teks Sanghyang Siksa Kandang Karesian (L 630 & L 624)

Oleh Panji Topan Bahagia Terdapat dua pustaka Sunda kuno di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dengan judul Sanghyang Siksa Kandang Karesian, yaitu 1) L 630, berbentuk pustaka-gebang yang ditulis dengan tinta dan 2) L 624, berbentuk pustaka lontar yang digurat dengan pisau. Pustaka L 630 diperoleh dari Galuh, pemberian Bupati R.A.A.Kusumahdiningrat (Kanjeng Prebu). Sedangkan Pustaka […]

Tjarita Parahijangan: Titilar Karuhun Urang Sunda

Kairaga.com — Buku Tjarita Parahijangan: Titilar Karuhun urang Sunda Abad ka-16 Masehi ini merupakan publikasi hasil penelitian Drs. Atja tahun 1968 terhadap naskah Sunda kuna Carita Parahyangan koleksi Museum Pusat. Naskah ini sekarang disimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta dengan kode koleksi L 406. Penerbitan buku ini diusahakan oleh Yayasan Kebudayaan Nusalarang di Bandung […]

L 412 Peti 15: Ésmu Paganan

Oleh: Ilham Nurwansah Analisis dan Pembahasan Di antara sedikit naskah Sunda kuna yang menggunakan media bambu sebagai alas tulis, terdapat naskah kode L 412 yang disimpan dalam peti 15 koleksi Perpustakaan Nasional RI dengan. Bilahan bambu berwarna coklat, dengan dimensi panjang 21,5  cm dan lebar 3 cm. Pada sisi bagian dalam bambu ditempel stiker berukuran […]

Fragmen Teks Jati Niskala; Kropak L 374 Peti 16

Oleh Ilham Nurwansah Naskah-naskah gebang yang disimpan di Perpustakaan Nasional RI kondisinya beragam. Beberapa di antaranya masih utuh dan lengkap, sedangkan sebagian lainnya rusak, tercecer dan tercampur. Fragmen-fragmen naskah yang tercampur ini meski tidak (atau belum) bisa direkonstruksi berasal dari teks apa dan mana, tetapi tetap memiliki nilai yang penting untuk dikaji. Salah satu kropak […]

Sanghyang Tatwa Ajnyana: Teks dan Terjemahan

Judul: Sanghyang Tatwa Ajnyana: Teks dan Terjemahan Penyusun: Tien Wartini, Ruhaliah, Mamat Ruhimat, Aditia Gunawan Penerbit: Perpustakaan Nasional RI & Pusat Studi Sunda Tahun terbit: 2011 Halaman: viii + 138 Sampul: softcover ISBN: 978-979-008-411-7 Teks Sanghyang Tatwa Ajnyana (STA) yang diterbitkan kali ini berasal dari naskah kropak 1099. Saat ini naskahnya tersimpan di Perpustakaan nasional […]

Ratu Pakuan: Tjeritera Sunda-Kuno dari Lereng Gunung Tjikuraj

Judul: Ratu Pakuan: Tjeritera Sunda-Kuno dari Lereng Gunung Tjikuraj Penyusun/Penyunting: Drs. Atja Penerbit: Lembaga Bahasa dan Sejarah Tahun terbit: 1970, Bandung Kairaga.com —  Buku yang terbit tahun 1970 ini merupakan edisi teks pertama dari naskah lontar Sunda kuno Carita Ratu Pakuan koleksi Museum Pusat Jakarta (kini terdaftar dalam koleksi Perpusnas RI), yang dikerjakan oleh Atja.  […]

Workshop Penyalinan Lontar Sunda Kuno, Festival Naskah Nusantara IV

Kairaga.com – Tradisi penulisan dan penyalinan naskah lontar Sunda diketahui keberadaannya dari puluhan naskah kuno yang tersimpan di Perpustakaan Nasional, Kabuyutan Ciburuy dan beberapa lembaga di luar negeri. Penelitian naskah-naskah Sunda kuno telah dikerjakan sejak tahun 1870-an, baik oleh para sarjana asing maupun sarjana dari Indonesia. Hingga saat ini penelitian terus dilakukan dan telah dihasilkan […]

Naskah-naskah Gebang Kuno Beraksara Buda-Gunung

Kairaga.com – Tahukah kamu? bahwa selain naskah kuno yang ditulis pada bahan daun lontar (ron tal), ada pula naskah kuno yang ditulis pada daun gebang. Naskah-naskah daun gebang (Corypha gebanga) ini dahulu dianggap sebagai daun nipah (Nypa fruticans). Pembaharuan informasi ini diungkap oleh Aditia Gunawan dalam artikel “Nipah or Gebang: A Philological and Codicological Study […]

Tutur Bwana

Saméméh diumumkeun ku Tien Wartini spk. taun 2010 dina bukuna ‘Tutur Bwana dan Empat Mantra Sunda Kuna’ (wedalan Perpustakaan Nasional RI gawé bareng jeung Pusat Studi Sunda), nu kungsi nyieun transliterasi, atawa copélna maca naskah Tutur Bwana (koropak 620) téh kawasna ngan Pleyte jeung Noorduyn. Transliterasi Pleyte aya dina pabetékanana nu dinomoran Plt. 7 peti […]